Selasa, 10 Mei 2011

Rapat Konsultasi Pemerintah Daerah Penghasil dan Ekplorasi Migas Dibuka


Pembukaan Rapat Konsultasi Pemerintah Daerah Penghasil dan Ekplorasi Migas (Poto;Fty)
PALEMBANG,Buanasumsel.com – Rapat Konsultasi Pemerintah Daerah Penghasil dan Ekplorasi Minyak Dan Gas (Migas) yang dilaksanakan oleh Badan Pelaksanaan Kegiatan Usaha Ulu Migas (BPMIGAS) Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan dengan  Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) beserta Stakholders Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dibuka langsung oleh Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko dengan pemukulan Gong tanda dibukannya Rapat Konsultasi, pada pukul 08.30 wib. Bertempat di Balroom Hotel The Jayakarta Daira Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Selasa (08/02/2011)
Acara rapat konsultasi ini selain dihadiri oleh Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Assisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Ir.H Eddy Hermanto,SH.MM. Kepala Perwakilan BPMIGAS Sumbagsel Rudianto Rimbono,Kasubdit Penerimaan Migas Ditjen MIGAS Agus Cahyono Adi.Kasi PDRD Wil II Kemendagri M Priyono dan UPN ‘Veteran” Yogyakarta Ir.Hariyadi,MSc. Serta diikuti oleh peserta dari perwakilan Migas Sumbagsel 150 orang.
Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko pada waktu membuka Rapat Konsultasi mengatakan “ kegiatan ini upaya untuk memberika informasi kepada Pemerintahaan soal Migas”
“dimana sesuai dengan Pasal 33 ayat 3 UUD 45 ….Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. maka itu Pemerintah yang memberikan kebijakan, oleh Pemerintah yang mendatangi Kontrak, Penjualan Migas diatur oleh Pemerintah “ kata Tri
Murdjoko juga mengatakan “ kondisi produksi ini sudah mengalami penurunan sekitar 15-20% dan ini terkait terbatasnya kapal dan SDM, dan cara untuk mengoptimalkan dan dengan peralatan produksi serta pembukaan eksploitasi dan peningkatan penemuan sumur Migas”
“dimana potensi migas di Sumbagsel sangat besar dimana pada lapisan atas pada pertanian, lapisan bawah ada batu bara, CDM serta pada lapisan paling bawah ada Migas dan itu dapat bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa dan negara, saya yakin dengan adanya otonomi akan membantu pelaksanaan migas agar dapat memberikan dukungannya” jelas Tri
Sementara itu  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Assisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Ir.H Eddy Hermanto,SH.MM mengatakan “ Provinsi Sumatera Selatan merupakan Provinsi terkaya ke lima dinegara ini yang memiliki potensi dan sumber daya alam
Bersadarkan data potensi cadangan yang ada seperti minyak bumi sebesar 757.518 MSTB, Gas bumi sebesar 24.179BSCF serta Gas mentan batubara sebesar 183TCF”
“besarnya potensi ini merupakan nikmat sekaligus tantangan bagi Pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan pengelolaan SDA yang ada di daerah guna eningkatkan taraf hidup asyarakat seperti menunjang pendidikan dan sekolah gratis yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan”kata Eddi
Menurut data jumlah kontraktor Kontrak Kerjasama (JOB/TAC/KSO) di Provinsi Sumatera Selatan sebanyajk 35 KKKS yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota, 22 KKKS diantaranya telah produksi, 12 KKKS tahap eksplorasi dan 1 KKKS tahap POD
Eddy Hermanto,juga mengatakan “diharapkan pada 12 KKKS yang saat ini masih pada tahap eksplorasi dapat mengambil langkah-langkah dalam percepatan pengurus administrasi/perizinan, penyelidikan lapangan sehingga ditemukan sumur-sumur migas yang baru yang bernilai ekonomis”
“karena konsumsi minyak bumi dalam bentuk BBM masih belum tergantikan yaitu sebesar 46,7%, Batubara sebesar 25,4%, gas bumi sebesar 13,7% dan sisanya dalam bentuk listrik dan LPG” jelasanya
Disamping itu kata Eddy Hermanto, “konteks pengembangan gas kedepan kebijakan pemakaian gas bumi dalam negeri menjadi prioritas dalam rangka diversifikasi dan konversi energi akan mendorong pengurangan pemakaian BBM dimana memacu produksi gas Provinsi Sumatera Selatan saat ini mencapai 1 Triliun kaki kubik pertahunnya. Produksi gas bumi sumsel sekitar 1400MMSCFD juta kaki kubijk perhari dan gas metana batubara memiliki cadangan sekitar 450 TCF (triliun kaki kubik) yang tersebar di 11 cekukan”ujarnya
Pengusaha Gas metana batubara di beberapa wilayah kerja ada 6 perusahaan yaitu gas metana batubara batang asin, gas metana batubara muara enim, gas metana ogan komering, gas metana batubara ogan komering II, gas metana batubara sekayu dan gas metana batubara tanjung enim
Rencana tahun 2011 wilayah kerja gas metana batubara di sumatera selatan akan bertambah 2 yaitu gas metana batubara blok muara enim area II dan gas metana batubara muara enim III.
Kepala Perwakilan BPMIGAS Sumbagsel Rudianto Rimbono mengatakan “penurunan produksi sekitar 15-20% itu memang sudah sifat umum resever minyak dikarenakan tambangnya tidak dapat diperbaruhi,  jadi kalau tidak ada usaha-usaha khusus maka akan mengalami penurunan di seluruh dunia memang itu sifat dasar”
“tergantung dari jenis lapangannya ada yang umurnya pendek dan panjang tergantung cara kita memproduksinya, dan pada prinsifnya sejak sumur itu dibuka ada yang lama dan ada yang sebentar tergantung dari jenis batuannya” kata Rudi
Rudianto juga memngatakan  “ada yang belasan tahun ada yang puluhan tahun yang usianya pendek berkisar 1-5 tahun, yang usia produksinya panjang bisa mencapai puluhan tahun, sedangkan di sumatera selatan sendiri pada umumnya usianya sedang-sedang saja. Seperti di kaltek yang produksinya sudah puluhan tahun.” Jelasnya
Disamping itu kata Rudianto “terhadap peralatan yang usang memang perlu pergantian itu kita tergantung dari teknisinya, kalau yang aus tentu akan diganti, dan tentunya peralatan yang dipakai itu adalah peralatan yang bagus kalau tidak bagus tentu tidak dipakai.”
“dan terhadap permasalahan seperti pengkapalan kita selalu bekerja secara maksimal mengsingkronkan antara produksi kita dengan kebutuhan pasar, pengkapalan adalah cara untuk mengangkut minyak pakai pipa, itu yang selalu kita koordinasikan oleh pihak-pihak setempat bagaimana mengkirimnya.” Ujarnya (fty)
PALEMBANG,Buanasumsel.com – Rapat Konsultasi Pemerintah Daerah Penghasil dan Ekplorasi Minyak Dan Gas (Migas) yang dilaksanakan oleh Badan Pelaksanaan Kegiatan Usaha Ulu Migas (BPMIGAS) Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan dengan  Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) beserta Stakholders Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dibuka langsung oleh Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko dengan pemukulan Gong tanda dibukannya Rapat Konsultasi, pada pukul 08.30 wib. Bertempat di Balroom Hotel The Jayakarta Daira Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Selasa (08/02/2011)
Acara rapat konsultasi ini selain dihadiri oleh Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Assisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Ir.H Eddy Hermanto,SH.MM. Kepala Perwakilan BPMIGAS Sumbagsel Rudianto Rimbono,Kasubdit Penerimaan Migas Ditjen MIGAS Agus Cahyono Adi.Kasi PDRD Wil II Kemendagri M Priyono dan UPN ‘Veteran” Yogyakarta Ir.Hariyadi,MSc. Serta diikuti oleh peserta dari perwakilan Migas Sumbagsel 150 orang.
Kepala Devisi Perwakilan BPMIGAS Tri Murdjoko pada waktu membuka Rapat Konsultasi mengatakan “ kegiatan ini upaya untuk memberika informasi kepada Pemerintahaan soal Migas”
“dimana sesuai dengan Pasal 33 ayat 3 UUD 45 ….Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. maka itu Pemerintah yang memberikan kebijakan, oleh Pemerintah yang mendatangi Kontrak, Penjualan Migas diatur oleh Pemerintah “ kata Tri
Murdjoko juga mengatakan “ kondisi produksi ini sudah mengalami penurunan sekitar 15-20% dan ini terkait terbatasnya kapal dan SDM, dan cara untuk mengoptimalkan dan dengan peralatan produksi serta pembukaan eksploitasi dan peningkatan penemuan sumur Migas”
“dimana potensi migas di Sumbagsel sangat besar dimana pada lapisan atas pada pertanian, lapisan bawah ada batu bara, CDM serta pada lapisan paling bawah ada Migas dan itu dapat bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa dan negara, saya yakin dengan adanya otonomi akan membantu pelaksanaan migas agar dapat memberikan dukungannya” jelas Tri
Sementara itu  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Assisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Ir.H Eddy Hermanto,SH.MM mengatakan “ Provinsi Sumatera Selatan merupakan Provinsi terkaya ke lima dinegara ini yang memiliki potensi dan sumber daya alam
Bersadarkan data potensi cadangan yang ada seperti minyak bumi sebesar 757.518 MSTB, Gas bumi sebesar 24.179BSCF serta Gas mentan batubara sebesar 183TCF”
“besarnya potensi ini merupakan nikmat sekaligus tantangan bagi Pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan pengelolaan SDA yang ada di daerah guna eningkatkan taraf hidup asyarakat seperti menunjang pendidikan dan sekolah gratis yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan”kata Eddi
Menurut data jumlah kontraktor Kontrak Kerjasama (JOB/TAC/KSO) di Provinsi Sumatera Selatan sebanyajk 35 KKKS yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota, 22 KKKS diantaranya telah produksi, 12 KKKS tahap eksplorasi dan 1 KKKS tahap POD
Eddy Hermanto,juga mengatakan “diharapkan pada 12 KKKS yang saat ini masih pada tahap eksplorasi dapat mengambil langkah-langkah dalam percepatan pengurus administrasi/perizinan, penyelidikan lapangan sehingga ditemukan sumur-sumur migas yang baru yang bernilai ekonomis”
“karena konsumsi minyak bumi dalam bentuk BBM masih belum tergantikan yaitu sebesar 46,7%, Batubara sebesar 25,4%, gas bumi sebesar 13,7% dan sisanya dalam bentuk listrik dan LPG” jelasanya
Disamping itu kata Eddy Hermanto, “konteks pengembangan gas kedepan kebijakan pemakaian gas bumi dalam negeri menjadi prioritas dalam rangka diversifikasi dan konversi energi akan mendorong pengurangan pemakaian BBM dimana memacu produksi gas Provinsi Sumatera Selatan saat ini mencapai 1 Triliun kaki kubik pertahunnya. Produksi gas bumi sumsel sekitar 1400MMSCFD juta kaki kubijk perhari dan gas metana batubara memiliki cadangan sekitar 450 TCF (triliun kaki kubik) yang tersebar di 11 cekukan”ujarnya
Pengusaha Gas metana batubara di beberapa wilayah kerja ada 6 perusahaan yaitu gas metana batubara batang asin, gas metana batubara muara enim, gas metana ogan komering, gas metana batubara ogan komering II, gas metana batubara sekayu dan gas metana batubara tanjung enim
Rencana tahun 2011 wilayah kerja gas metana batubara di sumatera selatan akan bertambah 2 yaitu gas metana batubara blok muara enim area II dan gas metana batubara muara enim III.
Kepala Perwakilan BPMIGAS Sumbagsel Rudianto Rimbono mengatakan “penurunan produksi sekitar 15-20% itu memang sudah sifat umum resever minyak dikarenakan tambangnya tidak dapat diperbaruhi,  jadi kalau tidak ada usaha-usaha khusus maka akan mengalami penurunan di seluruh dunia memang itu sifat dasar”
“tergantung dari jenis lapangannya ada yang umurnya pendek dan panjang tergantung cara kita memproduksinya, dan pada prinsifnya sejak sumur itu dibuka ada yang lama dan ada yang sebentar tergantung dari jenis batuannya” kata Rudi
Rudianto juga memngatakan  “ada yang belasan tahun ada yang puluhan tahun yang usianya pendek berkisar 1-5 tahun, yang usia produksinya panjang bisa mencapai puluhan tahun, sedangkan di sumatera selatan sendiri pada umumnya usianya sedang-sedang saja. Seperti di kaltek yang produksinya sudah puluhan tahun.” Jelasnya
Disamping itu kata Rudianto “terhadap peralatan yang usang memang perlu pergantian itu kita tergantung dari teknisinya, kalau yang aus tentu akan diganti, dan tentunya peralatan yang dipakai itu adalah peralatan yang bagus kalau tidak bagus tentu tidak dipakai.”
“dan terhadap permasalahan seperti pengkapalan kita selalu bekerja secara maksimal mengsingkronkan antara produksi kita dengan kebutuhan pasar, pengkapalan adalah cara untuk mengangkut minyak pakai pipa, itu yang selalu kita koordinasikan oleh pihak-pihak setempat bagaimana mengkirimnya.” Ujarnya (fty)
Filed Under: Serba Serbi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar